Kamis, 05 Oktober 2017



Bagi sebagian orang, kata modern sudah menjadi kata yang umum di telinga. Mulai dari zaman modern, barang modern, sampai pasar modern. Berbeda dengan pasar tradisional yang terkenal dengan becek, bau, dan kotor, pasar modern menjadi alternatif masyarakat masa kini. Selain kenyamanan, tingkat higienitas juga menjadi pertimbangan masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok di pasar modern. Dengan banyaknya pasar modern yang berkembang sekarang ini, para pedagang kecil di pasar tradisional mulai merasa tersisihkan.
Namun, tidak sedikit juga masyarakat yang tetap berbelanja kebutuhan pokoknya di pasar tradisional. Peminat pasar tradisional lebih memilih membeli sayuran karena harganya murah ketimbang harus membelinya di pasar modern yang bisa mencapai dua kali lipat. Harga menjadi penentu ketertarikan konsumen unuk membeli bahan pokok di pasar tradisional, meskipun harus melawan bau pasar yang menyengat hidung.
Pasar Kemiri Muka yang terletak di sepanjang rel kereta stasiun Depok Baru merupakan salah satu pasar tradisonal yang berdekatan dengan pasar modern Daily Foodhall D’Mall. Meskipun harus bersaing dengan pasar modern, tidak menghilangkan konsumen yang mayoritas adalah warga sekitar.
Satu hal yang membedakan adalah konsumen pasar tradisional bisa melakukan tawar menawar kepada penjual, sedangkan di pasar modern tidak. Harga pada berbagai barang yang dijual sudah ditempel sehingga pembeli tidak lagi harus bertanya harga atau bahkan menawarnya.
“Kalo kol putih sekilonya cuma Rp6.000,00 mbak” ujar Bu Kati, penjual sayur mayur di Pasar Kemiri Muka, Depok. Beliau sudah mulai berdagang sayur sejak lama. Beliau mengakui bahwa ia tidak mengetahui adanya pasar modern di dalam mal. Meskipun begitu, ia tidak merasa terusik dengan kehadiran pasar modern tersebut. Sayur mayur yang dijualnya terlihat tidak kalah segar dibanding sayur yang dijual di pasar modern. “Sayurnya ini dikirim langsung dari Pasar Kramat Jati, Mbak.” lanjutnya sambil menata sayuran di meja dagangannya.


Pernah dimuat di Koran Bogor : https://koranbogor.com/berita/2017/05/18/tradisional-atau-modern


Grow and Glow . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates