Peran Opini Dalam Surat Kabar
Opini
yang ada di surat kabar adalah tajuk rencana, karikatur, pojok, dan artikel.
Beraneka ragam rubrik yang ada di surat kabar tentu memiliki ciri dan gayanya
tersendiri misalnya saja pojok yang hanya ada di surat kabar Indonesia. Meski
tajuk rencana dan artikel hampir sama bentuknya, namun tetap ada perbedaan di
dalam keduanya yaitu tajuk rencana mengatasnamakan surat kabar sedangkan
artikel mengatasnamakan seseorang. Sedangkan karikatur memiliki dwifungsi
sebagai hiburan dan juga kontrol sosial yang berupa kritikan.
Tajuk Rencana
Tajuk rencana, adalah artikel pokok dalam surat kabar
yang merupakan pandangan redaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi
pembicaraan pada saat surat kabar itu diterbitkan. Tajuk rencana atau biasa
disebut editorial atau induk karangan harus didasarkan pada kebijakan surat
kabar yang bersangkutan. Cara pandangnya pun kadang bisa sama, bisa berbeda,
dan berlawanan antara satu surat kabar dengan surat kabar lainnya.
Dalam
surat kabar yang pro dengan pemerintah, maka tajuk rencana dalam surat kabar
tersebut akan mendukung kebijakan pemerintah. Sedangkan jika surat kabar
independen, maka tajuk rencana di dalam surat kabar itu akan berpihak kepda masyarakat.
Tajuk
rencana berperan penting dalam sebuah surat kabar karena bertugas membentuk
opini atau pendapat umum. Oleh karena itu, biasanya tajuk rencana ditempatkan
pada halaman 1. Penulis tajuk rencana pada masa jurnalisme dulu adalah pemimpin
redaksi yang memegang kebijakan redaksional tertinggi. Namun sekarang pekerjaan
tersebut telah dilimpahkan ke jajaran di bawahnya.
Karikatur
Karikatur
berasal dari bahasa Itali yaitu caricatura
yang kemudian diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi caricature lalu dengan pelafalan Indonesia yaitu karikatur.
Karikatur adalah suatu bentuk opini atau pendapat dalam surat kabar. Karikatur
berperan penting karena berisi opini yang mencerminkan sikap koran yang
bersangkutan. Berbeda dengan tajuk rencana dan pojok yang berisi tulisan,
karikatur berbentuk gambar. Namun gambar yang dibuat adalah gambar kartun yang
memiripkan subjeknya dengan gaya satiris atau menyindir, mengejek, dan
mengolok-olok.
Karikatur
selalu digambarkan untuk menimbulkan kelucuan walaupun kadangkala agak sinis.
Karikatur juga bisa digunakan untuk menonjolkan watak orang yang
digambarkannya. Golongan yang sering menjadi objek karikatur adalah orang-orang
terkenal seperti politisi dan artis.
Perbedaan
kartun dengan karikatur adalah pada kartun biasanya terdiri lebih dari satu
gambar dan bercerita sedangkan karikatur tidak. Karikatur menekankan unsur
kritik atau protes sosial, sedangkan kartun lebih ke pencerminan ciri
kemanusiaan. Pembuat karikatur atau karikaturis biasanya anggota redaksi surat
kabar atau majalah, sedangkan pembuat kartun atau kartunis bisa berasal dari
kalangan umum.
Pojok
Pojok
adalah rubrik khas yang hanya terdapat di koran Indonesia sekaligus memiliki
nilai sejarah bagi bangsa Indonesia. Pojok merupakan salah satu rubrik yang ditempatkan
atau diletakkan pada sudut kanan atas atau sudut kanan bawah, tetapi ada juga
yang diletakkan di bawah kiri atau kanan. Pojok memiliki kesan sebagai suara
pinggiran atau arus bawah sebuah koran karena ruangnya yang sempit, bersifat
guyonan, dan tema-tema tidak penting yang kadang diangkat.Pojok pada umumnya
terdiri dari dua kalimat singkat, yakni satu kalimat berita dan satunya lagi
kalimat tanggapan.
Cara
penyampaiannya adalah dengan bahasa humor, ulasan, tanggapan, dan kritikan.
Pojok juga sangat penting sebagai isi suatu surat kabar, karena merupakan salah
satu bentuk opini atau pendapat dari surat kabar yang bersangkutan. Namun
sekarang ini banyak surat kabar yang tidak memiliki pojok.
Artikel
Artikel dapat didefinisikan sebagai karangan
yang membahas suatu topik, dimaksudkan untuk menyampaikan data-fakta serta
gagasan dengan tujuan meyakinkan, membujuk, ataupun menghibur. Dengan begitu,
artikel mencakup berbagai karangan di luar karya sastra imajinatif. Artikel
mempunyai ciri, karakter, dan sifat, yaitu actual, berdampak luas, dan
pengandaian data-fakta. Macam artikel yaitu risalah, artikel ilmiah, artikel
popular, kolom, dan esai.
1. Risalah, adalah karangan yang lebih
menekankan ide/gagasan dalam penulisannya.
2. Artikel ilmiah, adalah penulisan yang
berpegang teguh pada kaidah-kaidah keeilmiahan, seperti system, metode,
data-fakta, dan teori.
3. Artikel popular, adalah penulisan yang lebih
ringan, lebih cair, atau tidak seketat penulisan artikel ilmiah.
4. Kolom, adalah tulisan yang isinya membahas
masalah yang fakta atau datanya sudah termuat dalam berita.
5. Esai, adalah tulisan yang agak mirip dengan
kolom, sama pendek, sama mengandaikan orang sudah tahu data atau fakta yng
dibahas.