Sabtu, 14 Oktober 2017




Ciracas, Jakarta Timur -  Guru merupakan pekerjaan yang mulia. Guru berperan seperti pengalaman yang harus kita pelajari. Seperti kata pepatah “ Pengalaman adalah Guru Terbaik”. Suryani (42), salah satu guru yang telah mengabdikan dirinya selama 24 tahun di SDN Rambutan 01 Pagi. Keinginan sejak kecilnya lah yang mengantarkannya menjadi pengabdi negara sampai saat ini. 
Banyak sekali rintangan namun dengan kesungguhan hati, beliau mampu menanganinya. “ Anak murid saya sudah banyak yang sukses, ada yang jadi pengusaha, dokter, bahkan pilot.” ujarnya, Rabu (18/11). Suka duka yang beliau alami dijadikan semangat dan motivasi untuk mengajarkan ilmu lebih banyak lagi. “ sukanya ya kalau nilai anak bagus-bagus semua, terus kalau yang ikut lomba agama menang.” lanjutnya. 
Guru yang basicnya pengajar ilmu agama ini memang mempunyai cita-cita menjadi guru semasa kecil. Sejak duduk di bangku sekolah, beliau sengaja mengambil sekolah agama. Mulai dari MTS di Yogyakarta sampai ke STAISA (Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Al-Ayyubi) Jakarta untuk mengambil jenjang S1. Kerja keras dari Yogyakarta sampai ke Jakarta itulah yang mengantarkannya sebagai guru yang disegani. 
Keinginan yang kuat dari diri sendiri merupakan modal utama seseorang mencari jati dirinya. Beliau mengatakan  menjadi guru merupakan kemauannya sendiri. Karena, menurut beliau jika kita mengikuti keinginan orang tua pasti tidak akan sesuai dengan kemauan kita sebenarnya. Jadi, itu kembali ke apa yang kita mau dari dalam diri kita.
Dalam mengajar siswa SD, guru dituntut untuk dapat menguasai semua bidang studi bukan terkhusus pada satu keahlian saja. Guru SD merupakan guru kelas bukan guru bidang studi. Karakter anak akan dibangun selagi mereka mengenyam bangku sekolah dasar. Hal yang paling diingat murid ketika masa kecil mungkin adalah masa SD, dimana saat itulah seorang anak masih sangat mengidolakan gurunya. Berbeda dengan guru SMP/SMA yang setiap pergantian pelajaran guru yang mengajar berbeda dengan  sebelumnya. Jika hal tersebut diterapkan di SD, ditakutkan dapat merangsang anak merasa takut jika bertemu atau diajarkan oleh guru yang tidak mereka sukai. (adb)


5 komentar

Pekerjaan yang sangat mulia

REPLY

Pahlawan tanpa tanda jasa

REPLY

yap! betul sekali^^ terimakasih sudah mampir^^

REPLY

betul banget tuh nyim^^ terima kasih sudah mampir!

REPLY

hargai gurumu karena beliau, kalian bisa sukses

REPLY

Grow and Glow . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates